Tanggal 27 Juni, aku datang ke Bobo Fair atas undangan dari Majalah Bobo karena aku admin dari grup Fans Majalah Bobo. Admin di grup Fans Majalah Bobo ada 19. Tapi dari sekian banyak admin yang ada, hanya aku, Annisa Firdaus, dan Ghaniya Alifa yang bisa hadir.
Kita ikutan Bobo Young Detective. Main detektif-detektif gitu deh. Cara mainnya: kita dikasih peta dan kita harus mengunjungi 5 tempat yang sudah ditandai di peta itu, lalu di tempat itu kita akan mendapat pertanyaan dan tantangan. Kalau berhasil, kita dikasih huruf yang nantinya akan disusun dan membentuk nama seorang paman Bobo.
Ghaniya tiba-tiba menghilang, jadi aku dan Annfird mengunjungi 5 tempat itu satu-persatu tanpa Ghaniya. Kita kerjasama jawab pertanyaannya. Padahal di peraturan tidak boleh saling contek-mencontek dan ngasih tau.
Sayangnya, aku, Annfird maupun Ghaniya tidak memenangkan lomba itu. Seedihhhh.
Habis itu, kak Sigit (redaksi bobo) mengajak kita mengelilingi Bobo Fair. Lalu kami masuk ke ruang kerja redaksi dan berkenalan dengan kakak-kakak redaksi. Nah, disini, kak Sigit bilang kita akan wawancarain Bagas Icil!
Agak speechless gitu karena ngga nyangka kita bakal wawancarin Bagas. Setelah Bagas selesai nyanyi di panggung kidnesia, kita segera mewawancarai Bagas. Karena ngga ada persiapan apa-apa, aku jadi agak grogi.
Ini link video saat kami wawancarin Bagas. Ghaniya gak ikutan soalnya dia pulang duluan.
NB: saya pake baju merah atihttp://www.youtube.com/watch?v=3UmpXwVt9Ms




